Resep Perkawinan Bahagia – Kate Kerrigan

Saya jatuh cinta pada pandangan pertama dengan buku ini, ternyata setelah dilihat-lihat lagi siapa ilustratornya, pantas saja. Satya Utama Jadi, ilustrator favorit saya yang bisa dengan pas melukiskan isi buku dalam satu cover depan yang cantik.

Cover versi Gramedia

Tidak hanya sampul depannya yang cantik, buku Resep Perkawinan Sempurna patut dibaca setiap wanita, buku ini mengingatkan saya akan betapa kompleksnya mahluk bernama wanita, rewel-rewelnya, ngambeknya, wah wah terkadang saya bisa menjadi sebegitu menjengkelkannya juga ya jadi wanita?

Buku ini membuat saya berkaca pada diri sendiri, betapa gampangnya kita mengeluh di saat keadaan tidak menjadi seperti yang kita inginkan. Betapa hal kecil seperti banyaknya bulu hidung suami bisa menjadi satu hal yang cukup mengganggu kehidupan perkawinan. Mudah-mudahan resep dari Kate Kerrigan tetap menempel di otak sampai saya terjun ke dalam bahtera perkawinan, mungkin yang jadi masalah bukan bulu hidung seperti yang dialami Tressa, tapi bau kelek gimana? Masa mau cemberut tiap hari gara-gara suami bau? Tapi ya balik lagi, belum tau juga, wong belum nikah.

Cerita terbagi antara dua wanita, kisah pertama  tentang Tressa Nolan seorang wanita matang  tapi malah terlalu cepat mengambil keputusan untuk menikahi Dan. Laki-laki yang dikenalnya dalam waktu lumayan singkat dan mulai menyadari kesalahannya setelah pulang berbulan madu. Kisah kedua diceritakan dari sudut pandang nenek Tressa, Bernadine yang menikah bukan dengan cinta sejatinya, melainkan dijodohkan dengan James Nolan, seorang guru yang biasa-biasa saja.

Bab awal buku lumayan bikin frustasi. Betapa kompeksnya kehidupan pernikahan. Jiper duluan deh, ditambah lagi kata teman-teman yang sudah menikah,“Udah Mi, nikmati masa pacaran itu sepuas-puasnya, kalo udah nikah itu beda banget lho”. Rupanya Kate Kerrigan bisa menginterpretasi dengan tepat apa yang diucapkan oleh teman-teman saya. Pernikahan Tressa dan Bernadine benar-benar berat, penuh dengan beban dan keluhan yang bikin sakit kepala.

Hidup ini kadang keras, tapi kita membuatnya jadi lebih keras lagi melalui cara pandang kita, saya suka kalimat ini, lupa di halaman berapa tapi. Beneran deh, suami baik-baik bawaannya masih kurang ini, kurang itu, memang sih namanya manusia tapi kan bikin capek bacanya, apalagi dibaca oleh saya yang belum menikah, hadau niat menikah mengkeret deh :p

Resep perkawinan sempurna menurut sang penulis :
– Kompromi
– Pengorbanan
– Berbagi suka cita
– Bertahan
– Respek
– Menerima
– Kesetiaan
– Percaya
– Komitmen
– Kebijaksanaan

Uniknya di halaman akhir sengaja disiapkan halaman kosong yang bisa kita isi dengan resep perkawinan bahagia menurut si pemilik buku, berhubung belum nikah, dikosongin dulu deh. Paling ga saya belajar banyak dari buku ini salah satunya : perkawinan seharusnya menjadi jawaban atas mekarnya cinta yang matang. Perkawinan seharusnya membuatmu lebih berwibawa, beradab, suportif dan memelihara.(hal 213)
Yang terpenting dari perkawinan bukanlah segala kekurangan pasangan kita, melainkan fakta kita bisa menerima segala kelemahannya itu. Dan bukan laki-laki yang tepat atai tidak tepat, dia laki-lakiku. Itu saja. Suamiku, orang yang kupilih pada hari aku memilihnya, dan saat ini aku berniat untuk terus memilihnya sepanjang hidupku.hal.395)

Oia, satu lagi semua rencana saya tentang pengen prewed di Karma Kandara, pake gaun putih melambai-lambai, pengen cincin kawin dengan potongan solitaire cut menjadi tidak penting lagi, karena bukan di situ intinya pernikahan. Sama sekali bukan.

Judul buku : Resep Perkawinan Sempurna. Pengarang : Kate Kerrigan. Penerjemah : Tanti Lesmana. Penerbit : Gramedia, 408 halaman.

3 thoughts on “Resep Perkawinan Bahagia – Kate Kerrigan

  1. ana says:

    Mi??
    Tumben2an baca buku gini??? hihihi🙂
    klo menurutku ni ya, semua resep itu emang penting, tapi susah inget kalau udah bener2 ada di dalam perkawinn itu sendiri, apalagi kalo hawa-hawa lagi pengen marah aja terus.. Nah yang paling penting adalah, menemukan pasangan yang bener-bener tepat.
    duh malah jadi sok kuliah :p

  2. vomoca says:

    Mbak mia, kmrn q bru beli buku ini, kmudian gugling ttg review buku ini n nemu blog mbak, trnyta Ъќ slh Ќά└ö q beli buku ini. Rupanya menarik isi bukuna, walo blm smpt baca krn blm sempet..
    Btw..slm kenal bwt mbak mia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s