The Journeys, kumpulan perjalanan penulis Indonesia

The road of life twists and turns and no two directions are never the same. Yet, our lessons come from the journey not the destination. – Don Williams Jr.

Sedari awal The Journeys terbitan Gagas Media menarik perhatian saya, tidak hanya dari segi cover yang vintage-modern tapi juga dari rangkaian nama penulis yang terpampang di bagian bawah cover. Beberapa nama sudah saya kenal sebelumnya dari buku-buku terbitan Gagas, tapi yang lebih membuat penasaran adalah tulisan pekicau twitter  yang karyanya belum pernah saya baca,di antaranya Alexander Thian, Ferdiriva Hamzah, Ve Handojo dan Valiant Budi.

The Journeys

The Journeys

The Journeys mengisahkan perjalanan para penulis keroyokan di dalam maupun luar negeri. Menariknya tidak hanya spot-spot travel yang ditonjolkan, melainkan kisah di balik perjalanannya.

Beberapa kisah yang saya suka : Alexander Thian menceritakan indahnya Karimunjawa yang menjadi tempat pelarian di kala putus cinta dan hasilnya? Sunset dan sunrise yang membuatnya berkaca-kaca. Winna Efendi, menceritakan perjalanannya ke Shuili – Taiwan dalam format email. Menarik! Ve Handojo yang berhasil menginjakkan kaki di Israel dengan honornya sebagai penulis script Kuntilanak! Percakapannya dengan pendeta sempat membuat saya tersenyum-senyum sendiri. Ferdiriva Hamzah yang tulisannya sama menariknya dengan celotehannya di twitter menceritakan perjalanan ke Amerika bersama mertuanya yang bergaya ‘aristokrat’ dan favorit saya perjalanan Valiant Budi ke Timur Tengah.

“Keyakinan bagi saya seperti wewangian. Kita benar-benar bisa merasakannya, mencium aromanya, tapi susah untuk mendefinisikannya terutama kepada orang yang belum pernah, belum bisa atau memang tidak mau mencium aroma wewangian tersebut”  – hal.104.

Gaya penulisannya yang cerdas dan segar membuat saya tak sabar membaca Kedai 1001 Mimpi.

IMO, Gagas Media pintar mengambil peluang dengan tampilan cover yang menarik dan kumpulan perjalanan penulis Indonesia yang sedang naik daun di saat buku mengenai wisata murah dan travel blog menjamur. Good job🙂

3 bintang. The Journeys, Gagas Media, cetakan kedua 2011, 243 halaman.

Bicara soal travelling beberapa tempat yang ingin saya kunjungi Gili Trawangan untuk dalam negeri dan pulau Santorini yang pemandangannya luar biasa. Jadi, siapa yang ingin mejelajah Lombok dan Yunani bareng saya? :p

Santorini

Santorini

16 thoughts on “The Journeys, kumpulan perjalanan penulis Indonesia

  1. miamembaca says:

    Buset! Ampe kaget kok sudah ada komen. hahahah. Iya beneran pengen jalan-jalan. Iya ada beberapa kisahnya biasa saja, 3,5 bintang deh, tapi di Goodreads kan ga bisa setengah bintang Na :p

    Gili Trawangan, Lombok. Yuk kapan-kapan ke sana Anaa🙂

    • ana says:

      Mia,
      itulah gunanya nongkrong pagi2 di kantor langsung buka blog. wkw.. btw baru sempet komentar nih, kalau templatenya udah diganti. Hiks. I have to get used to it though, the previous template is more You I think. :p but its okay, life is neverending change. (halah)

  2. Althesia says:

    wahh…aku juga pengen banget ke Yunani…
    emang di buku ini ada juga catatan perjalanan ke Yunani ya mi?klo baca buku kayak gini mah pasti bawaannya pengen jalan-jalan…
    btw, templatemu yang baru bagus🙂

  3. rezaecha says:

    Kereennnn khan buku ini Mi. Gue suka karena nggak sekedar buku travel, jadi dapat sesuatu yang lain. Yuk, kita jalan-jalan…

  4. miamembaca says:

    Ana : Di Lombok na, pengen ke Komodo juga tapi kok serem ya? :p

    Esi : Ga ada Es, itu aku aja yang pengen :p

    Echa : iya aku ikut Echaa kalo jalan-jalan🙂 Bagus bukunya, makasih ya sudha minjemin. Bukumu sudha kelar nih keduanya *peluk*

    Sulis : Vabyo iya keren bgt! Aditya Mulya malah ga seberapa demen. Aku suka yang WInna Efendi dan Raditya yang ternyata aku suka juga, padahal sebelumnya ga gitu demen gaya nulisnya.

    • rezaecha says:

      Gue juga suka banget sama kisahnya Raditya Dika, terharu banget bacanya. Pas dech dijadiin penutup di buku ini.

      Siap,,,nanti dicolek-colek kalau mau jalan😉

  5. astridfelicialim says:

    Miaaaa cerita kesukaan kita sama lah kurang lebih =D btw gili trawangan is a must! lahhh masa anak bali nggak pernah kesini? malu ah sama anak jakarta…huahahaha pisss miiiii…=p

  6. Mary Chelsea says:

    Nice review! Aku udah baca buku ini jg dan hbs baca jadi pengen traveling rasanya. Aku paling suka ceritanya Alexander Thian, Winna Effendi, Ferdriva Hamzah, sama Raditya Dika di buku ini. Dari semuanya, gaya cerita mereka yang paling interesting. Again, I like your review.🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s