Prophecy of the Sisters, legenda saudari kembar.

Baca bareng grup #BBI bulan Juni. Dari beberapa nominasi,Prophecy of Sister jelas menjadi pilihan karena sudah cukup lama saya ingin membaca buku ini, namun urung karena cover ebook yang lumayan membuat bulu kuduk berdiri jika dibaca malam-malam, untungnya penerbit Matahati menerbitkan Prophecy of Sisters dengan cover yang lebih cantik, malah salah satu model covernya mirip Cinta Laura :p

Prophecy of the Sisters

Prophecy of the Sisters

Dari lembar pertama Michelle Zink berhasilmemberikan aroma misteri yang membuat saya sebagai pembaca penasaran bagaimana nasib Lia dan Alice setelah kematian tak wajar Thomas Milthorpe, ayah mereka. Terlebih lagi semakin ke belakang terlihat perilaku Alice yang misterius bahkan sering diam di kamar gelap. Kamar tempat ibu mereka mengurung diri sebelum meninggal.

Aura gelap mulai muncul saat secara tiba-tiba di hari pemakaman ayahnya, Lia memiliki tattoo misterius dan James, kekasih Lia menemukan buku kuno misterius berisi lamaran kuno tentang saudara kembar.

Melalui api dan harmoni umat manusia bertahan
Hingga dikirimnya para Garda
Yang mengambil istri dan kekasih dari seorang pria,
Menimbulkan kemurkaan-Nya.
Dua Saudari, terbentuk dari samudra bergelombang yang sama,
Yang satu sang Garda, yang lain sang Gerbang.
Yang satu penjaga kedamaian,
Yang lain bertukar sihir untuk pemujaan.
Dilempar dari surga, para Roh itu Tersesat
Tatkala para Saudari melanjutkan pertempuran
Hingga sang Gerbang memanggil mereka kembali,
Atau sang Malaikat membawa Kunci-Kunci menuju Neraka.
Tentara, berbaris melalui Gerbang.
Samael, sang Iblis, melalui sang Malaikat.
Sang Malaikat, hanya dijaga oleh perlindungan selubung halus
Empat Tanda, Empat Kunci, Lingkaran Api
Terlahir dalam napas pertama Samhain
Dalam bayangan Ular Batu Mistis dari Aubur.
Biarkan Gerbang Malaikat mengayun tanpa Kunci
Diikuti Tujuh Tulah dan Tak Kembali
Kematian
Kelaparan
Darah
Api
Kegelapan
Kekeringan
Kehancuran
Rantangkan lenganmu, Nona Kekacauan
malapetaka sang Iblis akan mengalir
seperti sungai
Karena semuanya musnah saat Tujuh Tulah dimulai.

Legenda Celtic yang menjadi inti cerita Prophecy of Sisters memisahkan jalan hidup sepasang saudari kembar Alice – Lia. Gerbang vs Garda. Good vs Evil. Akhirnya hanya akan ada satu saudari yang bertahan, akankah itu Lia atau Alice? Sepertinya pertanyaan itu belum bisa kita tahu sekarang karena buku PotS sudah diset menjadi trilogi. Dua buku lanjutannya adalah :

Guardian of the Gate

Guardian of the Gate

Circle of Fire

Circle of Fire

Pemotongan cerita menjadi 3 buku membuat banyak misteri yang tidak terungkap di buku pertama yang menurut saya menjadi kekurangan Prophecy of the Sisters. Asal muasal legenda, kenapa sang ibu senantiasa mengurung diri di kamar gelap, apa arti lambang jorgumand yang muncul di lengan Lia?

Penokohan karakter kurang kuat, PotS yang menggunakan Lia sebagai sudut pandang pertama juga tidak membantu. Saya tidak merasakan kedekatan dengan tokoh utama, malah Alice yang muncul lebih sedikit dibanding Lia malah lebih terasa ‘greng’. Saya bisa merasakan tatapan sinisnya ataupun wajah tanpa ekspresi saat ia menyiksa kucing keluarga Milthorpe. Merinding dibuatnya! Romansa Lia dan James juga kurang terasa, bisa jadi karena pengarang masih fokus mengenalkan mitos legenda dan perkenalan tokoh kepada pembaca. Melihat sinopsis buku keduanya, sepertinya karakter James akan semakin diungkap.

Walaupun ada beberapa kekurangan, PotS berhasil saya selesaikan dalam dua hari, mustinya bisa sehari sih tapi dasarnya saya yang penakut buku ini tidak saya sentuh di malam hari *nyengir*.  Alur yang cepat dan misteri yang senantiasa muncul di akhir bab membuat saya penasaran ingin segera mengetahui ending buku pertama. Ah, Matahati segera terjemahkan buku keduanya dong🙂

Bagi penggemar young adult terlebih lagi genre fantasi, Prophecy of the Sisters layak untuk dikoleksi, bisa menjadi penyegaran selain vampire dan werewolves yang akhir-akhir ini semakin marak. Selain covernya bagus, terjemahan Matahati yang mulus dan minim typo juga menjadi nilai plus tersendiri.

Detail buku : Prophecy of the Sisters, Matahati. 359 halaman. Penerjemah : Ida Wajdi.

12 thoughts on “Prophecy of the Sisters, legenda saudari kembar.

  1. annisaanggiana says:

    Kayaknya intensitas konflik di buku satu ini agak kurang ya, mungkin di sequel berikutnya baru ningkat!

  2. zhuelhiez says:

    jahatnya Alice kerasa ya? hehehe. teka-tekinya bikin penasaran sangat, aku juga nggak ngerti arti dari Jorgumand, banyak yang belum terjawab di buku ke dua ini, ah Jamesss cepet muncul ^^

  3. Althesia says:

    iya bener banget mia..rasanya penjelasan ttg kematian ibunya dan hbungan pencarian ayahnya Lia sama ramalan mereka tuh minim banget. kurang memuaskan keingintahuanku😦

    gak sabar menunggu lanjutannya…semoga saja menjadi semakin jelas

  4. carolinezenia says:

    Ahhhh…belum dibaca bukunya!! Huhuhuhu…padahal udah ada…beli di gramed waktu itu karena harganya lebih murah dibandingkan periplus…tapi belum dibaca…mungkin nunggu buku dua kliatan😀 kemaren sempet liat tapi trus menghilang. Di kinokuniya malah belum ada😦

    Agak ragu-ragu baca karena ceritanya tentang saudara kembar yang kemudian jadi berantem gitu…tapi kemudian tertarik juga. Oh well…coba baca deh gak lama lagi.

  5. ana says:

    honestly, I am even not consider reading the following two books. Jika sebuah buku gagal untukku di buku pertama, buku selanjutnya ngga bisa menjamin bagus atau engganya buku tersebut. Kalau emang mau niat bikin penasaran, penulisnya ngga bisa dengan sengaja menghilangkan “klimaks” di buku pertama. hehe.. just IMHO sih mi..

  6. Aleetha says:

    Ramalannya membingungkan. Aku sempat baca ulang buku ini. haha
    Walau gitu tetep pengen baca lanjutannya. Pengen tahu semua rahasia yang disembunyikan ma keluarga ini.
    Apa iya Alice se”aneh” dan seaneh yang diceritakan Lia?

    Eh Cinta Laura? Nggak ah. Model di buku itu jauh lebih cakep. hehehe

  7. Novita says:

    itu alice di cover buku 3 ternyata gak mirip si cincau yah?? :))

    @ana: emang klimaksnya diilangin disini? wah..harusnya tetep ada klimaksnya dong ya di buku 1..tp aku penasaran lebih krn legenda celtic..pengen tau aja..hehe..selama ini suka musik celtic.. :))

  8. Ashly Purple Pavensie says:

    aku bacanya serius bngt lho…serem,mistis,penasaran,tp seru bngt…aku smpe k byang trus tw,,,krn bgtu terkesan,,,,bwt penerbit matahati,,buku kedua dan ketiga segera d trjmhin yaa???!!!aq penasaran bngt nih…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s