Fallen for Daniel

Sinopsis dari Goodreads :

Luce Price merasa pernah sangat mengenal Daniel Grigori.

Cowok misterius dan dingin itu menarik perhatian Luce begitu mereka bertemu pada hari pertama di sekolah berasrama Sword & Cross. Di tempat yang melarang ponsel, dihuni anak-anak bandel, dan penuh kamera pengawas, rasanya cuma cowok itu yang menyenangkan.

Tetapi, Daniel tidak mau berurusan dengan Luce—ia terang-terangan menunjukkan keengganannya. Sementara Luce tertarik padanya bagai ngengat terhadap api. Ia merasa harus tahu apa yang begitu ingin dirahasiakan Daniel… meskipun dengan taruhan nyawa.

Fallen

Fallen

Review :

Luce, gadis muda yang sejak kecil merasa dihantui oleh bayangan-bayangan hitam. Sudah tak terhitung banyaknya menenggak obat penenang dan berganti dokter namun bayangan itu tak pernah hilang. Sampai suatu ketika kejadian tragis menimpa Trevor, teman dekat Luce. Trevor meninggal terbakar dengan Luce sebagai saksi tunggal, namun di sisi lain ia sendiri tidak mengerti apa yang sebenarnya terjadi.

Orang tua Luce menyerah dan menyekolahkan Luce di Sword and Cross boarding school. Jreng jreng jreng, Luce bertemu dengan Daniel. Pria keren berwajah angkuh berambut pirang. Luce merasa seakan sudah mengenal Daniel dan tertarik untuk mengenal Daniel lebih jauh. Apa daya yang ada malah Daniel bersikap begitu angkuh, masa pertemuan pertama sudah mengacungkan jari tengah? Ngek. Agar cerita semakin seru muncul jugalah tokoh pria kharismatik dan sangat bersahabat di tengah lingkungan sekolah Luce yang aneh, Cameron.

Pertengahan sampai akhir buku mengisahkan Luce yang kebingungan menghadapi jerat cinta Cameron dan kebebalannya untuk selalu mengekor Daniel. Misteri mulai terkuak di akhir buku, siapa sebenarnya Daniel dan kenapa Luce merasa sudah begitu mengenalnya.

Huft. Sulit nih buat review Fallen, saya berusaha menyukainya. Rating Amazon dan Goodreads yang tinggi plus Gramedia sepertinya menaruh banyak harapan dengan buku ini terbukti dengan tetap memakai cover aslinya. Memang cover aslinya keren sih🙂

Saya kurang merasakan ikatan emosi dengan tokoh utama buku ini. Luce yang seakan-akan merasa dunia bergoncang bila ia jauh dari Daniel, terus terang saya tidak habis pikir.Bentar ganti Cam, bentar lagi ganti Daniel. Ring a bell? Yes, mirip Isabella Swan di antara Jacob dan Edward. Saya bukan TW hater malahan di buku pertama saya jatuh cinta dengan Edward. Balik ke Fallen, Luce membuat saya berpikir ulang tentang Bella yang klemar klemer. Sikap Daniel yang kasarnya tidak masuk akal kenapa tetap membuat Luce malah semakin jatuh hati dengannya? Luce pas deh untuk potret remaja ababil jaman sekarang :p

Sedikit sentuhan romance berbalut fantasy, twisted ending, cinta segitiga sepertinya menjadi formula ampuh untuk membuat sebuah novel menjadi best seller. Entah saya yang selera bacanya menurun atau sudah terlalu uzur untuk membaca novel Young Adult, 2 bintang saya sematkan untuk Fallen. Oia perjalanan cinta Luce – Daniel- Cam bakal berlanjut di buku selanjutnya Torment, Passion dan Rapture buku keempat yang bakal terbit tahun depan.

Curhat sedikit padahal saya suka segala hal yang berhubungan dengan mermaid dan fallen angel tapi sampai saat ini belum pernah klik jika membaca buku yang berkisah tentang mereka. Fallen angel lain bisa kita jumpai di Hush Hush yang juga sudah diterjemahkan ke dalam bahasa via penerbit Ufuk. Mizan juga ikut menerbitkan kisah The Fallen karangan Thomas E. Sniegoski. Ada juga Awakened yang saya kurang jelas penerbitnya siapa.

Detail buku : Fallen – Lauren Kate. Gramedia, 440 halaman, cetakan I Juli 2011, alih bahasa Fanny Yuanita, editor Dini Pandia.

 

 

6 thoughts on “Fallen for Daniel

  1. ana says:

    Bukan TW hater cuma di buku pertama ya? di buku selanjutnya gmn Mi? hehehe.. baca reviewmu yang cuma ngasih bintang 2 aku malah jadi penasaran pengen baca buku ini. Apakah benar Luce ini lebih lame dari Bella? *gaya presenter infotainment*

    tapi emang covernya kerenn..

  2. carolinezenia says:

    Hahahah….Waktu aku baca bukunya Thomas E. Sniegoski, Dito salah baca The Fallen yang kamu baca ini. Dia bingung setengah mati karena aku bilang bagus…eh ternyata Dito yang salah baca…

    Sebenernya kamu yang udah terlalu tua, Mia hahahahaha….

    Aku juga suka gitu kok, kalo udah baca yang kisahnya cinta segitiga…wah mending mulai mundur teratur dah…lebih baik enggak baca…apalagi ternyata sampe empat buku begitu! Weleh…

    Jadi…bakal baca lanjutannya?😀

    Btw…The Fallen-nya Thomas E. Sniegoski gak suka juga? Wah…padahal ceritanya lumayan seru…

  3. miamembaca says:

    Zeee, sudah balik dari Malang? Buku The Fallen aku belum baca hanya menyikapi beberapa buku dengan teman fallen angel, ada lagi kan ya yang pernah dirimu bahas di blog, err apa itu yang Thomas ini ya? hehehe.

    Aku ga masalah dengan cinta segitiga asal penokohannya kuat ga masalah, yang ini errr… yah anggep aja ketuaan, karena banyak kok yang suka Fallen :p

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s