Madre

Sebagai seorang fans dari Dewi Lestari saya juga ikut menantikan dan menikmati hebohnya rilis buku Madre via twitter. Rata-rata reviewnya positif dan semakin membuat saya ingin cepat-cepat membaca Madre. Boleh juga nih dicari tahu seberapa besar pengaruh sosial media terhadap penjualan suatu buku.

Madre

Madre

Madre adalah satu dari 13 fiksi dan prosa yang ada terangkum dalam buku setebal 160 halaman. Mulai dari prosa berbahasa Inggris, jalinan cinta ibu dan janin, kisah cinta yang ‘hangat’ dan gong dari buku ini sampai dijadikan judul, Madre.

Entah karena pemberitaan yang berlebihan, akhirnya malah Madre yang saya baca adalah hasil pinjam dari mbak Ferina.😀

Membaca Pesona Dee, kalimat pengantar dari Sitok Srengenge dan pengantar dari Dewi Lestari di bab Menjelajahi Hasil Fusi membawa kenangan lama betapa dulu saya menyukai sastra Indonesia. Mendadak saya kangen dengan semua hasil karya filosofis Dee.

Saya suka Rimba Amniotik, bagian yang ditulis saat Dewi Lestari mengandung Atisha, berasa banget sayangnya dengan sang bayi. Huu, pengen cepet-cepet punya bayi #eh😀

Terima kasih untuk perjalanan ini. Untuk pilihanmu datang melalui aku.Untuk proses yang tak selalu mudah tapi selalu indah. – 75

Tulisan lain yang juga saya suka : 33. Indah dan dalam, sweet🙂

Semangkok Acar untuk Cinta cukup menohok!

Menunggu Layang-layang kalau saya lihat-lihat juga menjadi favorit banyak pembaca selain Madre, bagus sih tapi kalau dibanding karya Dee yang lain kisah ini masih termasuk kategori biasa saja, imo loh :p

Dan terakhir, Madre. Memang bagus sih tapi kurang ‘greng’ seandainya saja Madre dibuat menjadi satu buku yang utuh, bukan sekedar 70 halaman atau hampir setengah dari buku kumpulan cerita ini.

Walau begitu secara keseluruhan Madre mengobati kekangenan saya dengan Dewi Lestari , itung-itung juga pemanasan menunggu buku selanjutnya, Partikel. Satu lagi saya merasakan perubahan seorang Dewi Lestari dari perjalanan bukunya bukan lagi berkutat dengan cinta, ia merambah filsafat, makna Tuhan dan hidup. Tak pelak lagi, Dewi Lestari telah menjadikan dirinya satu penulis wanita Indonesia yang patut diperhitungkan.

Detail buku : Madre – Dewi Lestari, Bentang, cetakan I – Juni 2011. 160 halaman.

10 thoughts on “Madre

  1. ana says:

    Hahaha akhirnya tayang juga reviewnya.😀
    bener katamu mi, mungkin pemberitaan yang heboh itu mengalahkan kehebohan buku itu sendiri. Aku pernah denger ada yang agak kecewa sama yang satu ini. Mungkin agak jauh kali ya kalo dibandingin sama Supernova series.

  2. Althesia says:

    aku malah sedikit sekali tau soal buku-bukunya dee..dulu pernah nyoba baca supernova tpi cuma yang buku pertama doang dan belum berhasil baca yang kedua ataupun tiga. Nah, miaaa…menurutmu buku dee yang paling bagus apa? eh yang paling kamu suka deh…

  3. claire says:

    hai.. salam kenal…
    Aku juga pecinta buku-buku Dee, rasanya nggak kuat kalo menunda beli, mesti beli, belum baca reviewnya, begitu lihat di tk buku langsung ambil…
    Tapi sama dengan kamu, aku juga berharap Madre sebenarnya menjadi satu buku…🙂
    Karya Dee, dibaca berulang tetap asik.. Filosofi Kopi.. aku juga suka..

  4. B says:

    subjectivitas penulis itu tll berpengaruh aku rasa….

    temanku yang membaca madre juga merasa hanya ‘madre’lah yang paling menarik…

    tapi utkQ,,, membaca Dee itu selalu menarik…. entah ketika aku membaca mengerti atau tidak…. jalinan kata Dee selalu indah… dan untuk mengerti apa yang ditulisnya, mungkin hanya masalah waktu dan pengalaman pikirku….

    yang jelas,, membaca Dee seolah-olah membuat aku mengembalikan diriku yang begitu keras kepada kelembutan yang berasal dari sebuah titik yang berada jauh direlung jiwaku…..

    membaca Dee,,, membuat aku berfikir dengan lebih relaks…..

    -B-

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s