Kisah si kecil berambut merah, Hetty Feather

Hetty Feather

Hetty Feather

Hetty Feather adalah buku Jacqueline Wilson terbaru yang dirilis Gramedia, berkisah tentang seorang anak kecil yang lahir tahun 1876. Ia terlahir dengan sejumput rambut merah yang hidup terlantar di panti asuhan, bahkan panggilannya hanya si 25629. Untungnya hanya sekejap ia di sana, Hetty akhirnya diasuh oleh Peg di rumah kecil yang nyaman.

Masa-masa diasuh Mama Peg adalah masa yang menyenangkan bagi Hetty, Jem abangnya yang sangat perhatian. Gideon, saudaranya sesama di panti asuhan. Saul, Martha, Rosie, Nat dan Eliza juga meramaikan fase hidup Hetty. Hetty yang sedari kecil adalah anak yang keras kepala dan tidak kenal takut, kebandelan dan keras hatinya jelas terlihat saat Hetty ngotot ingin menonton sirkus keliling The Great Tanglefield. Secara sembunyi-sembunyi akhirnya Hetty dan Jem berhasil mengelabui Gideon dan pergi berdua menonton sirkus. Hetty malah berjumpa dengan Madame Adeline, bintang sirkus yang secara kebetulan memiliki warna rambut yang sama dengan Hetty. Pertemuan singkat namun membekas di hati Hetty sampai-sampai ia bertekad akan terus mencari sirkus Tanglefield.

Hidup Hetty kembali memasuki masa suram saat ia dan Gideon sudah waktunya untuk dikembalikan ke Foundling Hospital. Matron-matron yang kejam, makanan yang tidak enak, pakaian seragam yang tidak nyaman. Sungguh malang nasib Hetty, tapi dasar ia adalah anak yang tahan banting, Hetty tetap bertahan. Ia berhasil mengibuli suster dan berkunjung ke asrama pria untuk bertemu dengan Saul dan Gideon. Hetty juga mendapat teman baru, Ida juru masak yang sering kali memberikan tambahan makanan enak untuknya. Hetty masih tetap berjuang untuk mencari ibu kandungnya, apakah Madame Adeline benar-benar ibunya? Atau ada rahasia lain yang membayangi hidup Hetty?

Karakter :

Hetty

Hetty

Sebagai bacaan anak usia 9 – 11, Hetty Feather adalah tokoh utama yang loveable, walau ia keras kepala dan tidak bisa mendengar kata ‘tidak’, ia adalah anak yang setia dan rela berkorban. Mudah untuk pembaca untuk luluh melihat perjuangan Hetty, jadi walau buku ini cukup tebal (463 halaman) sama sekali tidak terasa. Adegan di mana Hetty berusaha keras mengumpulkan permen-permen untuk diberikan kepada Saul dan Gideon sangat menyentuh hati.

Selain cover yang ‘ngejreng’, saya suka banget ilustrasi sederhana yang ada di tiap bab. Baguus!

Saya pasti akan membaca buku karangan Jacqueline Wilson yang lain, menurut Ally dan Ana, sesama blogger penggemar JW sering kali beliau mengangkat kasus bertema berat dengan tokohnya yang rata-rata anak remaja putri. Jacqueline Wilson lahir tahun 1945 dan sudah terjual di UK lebih dari 25 juta! Situs pribadinya bagus, lengkap dan seakan-akan saya menjadi anak kecil lagi, very children friendly.

Berhubung membaca versi terjemahan, saya ingin mengomentari sedikit soal terjemahannya. Ada dua kata baru yang saya tahu😀

“terbedol” hal 8.

“bergeliang-geliung” – hal 32.

Lumayan menambah perbendaharaan kata🙂 Masalah typo tidak ada sih sepertinya dan satu lagi yang bagus. Pembatas bukunya unyuu!

+ : font tulisan besar, bersahabat untuk mata saya :p

Mau tak mau saya juga ikut teracuni dengan semangat Hetty, girl power! *apa sih*

Selalu senang membaca perjuangan jatuh bangun seseorang🙂

– : Klimaks dan penasaran yang dibangun sejak awal malah endingnya dibuat sedikit terburu-buru.

Detail buku :

Judul : Hetty Feather

Pengarang : Jacqueline Wilson

Gramedia, Cetakan I Maret 2012, 463 halaman.

4 thoughts on “Kisah si kecil berambut merah, Hetty Feather

  1. justfrieza says:

    covernya eye-catching banget! yet, i still doubt there is indonesian words like ‘terbedol’ sama ‘bergeliang-geliung’. Doubt their existence, nggak pernah denger,ce
    btw ini bukunya masih fresh from the oven ya? atau gramedia memang baru mencetak cetakan pertamanya aja? pinjem dongs ;;)
    hihihi

  2. dwi listyani says:

    saya selalu membeli karya JaqW…,tapi untuk yg satu ini belum sempat beli. Senang rasanya ada penggemar lain yg juga sangat perhatian sama karya-karya beliau. Buku-bukunya tergolong unik, karena setengah grafis, jd membuat setiap halamannya lbh menarik dengan gambar-gambar lucu. Someday , sy berharap Gramedia mengundang Jaqueline Wilson? heheheh .

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s