Friday’s Recommendation #1

Hai hai si pemalas muncul lagi, berminggu-minggu tidak sempat ikutan meme  blognya Mbak Fanda sekarang mumpung lagi buka laptop ikutan memenya Ren ah!

Nama eventnya adalah Friday Recommendation

 Syarat buat ikutan : 

1. Pilih jenis rekomendasi buku. Ada dua jenis rekomendasi, yang pertama dan sifatnya mutlak adalah Rekomendasi Buku untuk Diterjemahkan . Jika tidak ada buku yang direkomendasikan untuk diterjemahkan, maka bisa memilih pilihan kedua, Rekomendasi Buku Pilihan. Disini rekomendasikan buku yang paling kamu suka baca dalam minggu ini.

2. Pilih hanya 1 (satu) buku untuk direkomendasikan. Tidak boleh lebih.

3. Beri sinopsis, genre buku dan alasan kenapa kamu merekomendasikan buku itu.

4. Blogger yang sudah membuat memenya, jangan lupa menaruh link ke blog di daftar linky di bagian paling bawah post ini (di Ren’s Little Corner), sehingga pembaca bisa blog walking.

Nah nah ada 3 buku yang terlintas di kepala saya dan berhubung kemarin ngomel-ngomel baca buku Young Adult yang tidak sesuai harapan, kali ini saya kembali ke buku YA yang rekomended banget! Judulnya Wintergirls karangan Laurie Halse Anderson.

wintergirls

wintergirls

Sinopsisnya :

“Dead girl walking,” the boys say in the halls.
“Tell us your secret,” the girls whisper, one toilet to another.
I am that girl.
I am the space between my thighs, daylight shining through.
I am the bones they want, wired on a porcelain frame.

Lia and Cassie were best friends, wintergirls frozen in matchstick bodies. But now Cassie is dead. Lia’s mother is busy saving other people’s lives. Her father is away on business. Her step-mother is clueless. And the voice inside Lia’s head keeps telling her to remain in control, stay strong, lose more, weigh less. If she keeps on going this way—thin, thinner, thinnest—maybe she’ll disappear altogether.

In her most emotionally wrenching, lyrically written book since the National Book Award finalist Speak, best-selling author Laurie Halse Anderson explores one girl’s chilling descent into the all-consuming vortex of anorexia.

Sinopsisnya saja keren banget yak! Belum lagi quote-quotenya, LHA saya kenal dengan penulisan yang unik, singkat namun berkesan. Lihat saja contohnya di bawah ini.

“I am beginning to measure myself in strength, not pounds. Sometimes in smiles.”

“What do I want?
The answer to that question does not exist.”

“I failed eating, failed drinking, failed not cutting myself into shreds. Failed friendship. Failed sisterhood and daughterhood. Failed mirrors and scales and phone calls. Good thing I’m stable. ”

“Why are you being so mean?”
“Friends tell friends the truth.”
“yeah, but not to hurt, to help.”

“Eating was hard. Breathing was hard. Living was hardest.”

Woot, menulis meme singkat ini bikin saya pengen baca ulang buku ini. Bagus banget! Gadis-gadis yang hidup di dunia nyata tidak hanya berkutat dengan masalah cinta dan ciuman pertama kan? Baca Wintergirls deh, banyak kasus macam Lia di sekitar kita. Mudah-mudahan bakalan diterjemahkan ke bahasa Indonesia. Must read dan bintang 5 dari saya.

Cheers!

 

 

6 thoughts on “Friday’s Recommendation #1

  1. @alvina13 says:

    anoreksia memang sering jadi masalah di luar negeri ya.. aku penasaran apa kasus begituan juga muncul di Indonesia..
    eh tapi aku jadi penasaran sama ini bukuu

  2. ndarow says:

    Waaah Wintergirls..
    Btw, teman-teman yang penasaran boleh pinjem punyaku lho🙂 *membantu menyelmatkan dompet dari kekeringan masal*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s