Atas Nama Buku.

Tidak terasa sudah 2 tahun saya bergabung dalam kumpulan para blogger penggila buku alias BBI. Kalau diumpamakan anak, wah gigi si Bebi sudah lengkap nih, walau bisa jadi sudah bolong-bolong, wong sukaannya fanta dan bakpao :p

Okeh, saya tidak akan mengoceh panjang soal asal muasal saya bergabung dengan BBI, itu jatah tahun lalu. *trusdiem* *maubahasapalagidong*

Begini saja, saya bahas kesan dan pesan menjadi anggota BBI gimana? Masih tertarik untuk membaca kan? KAN? #plak. Sebelumnya mohon maaf postingan ini ditulis di saat jam tidur sudah lewat, jadi kalau typo dan ga nyambung tetap harus disimak ya #loh

1. Atas nama buku. Saya memiliki banyak ‘saudara’ sesama maniak buku. Persahabatan yang terjalin di antara dua orang yang tidak saling kenal namun memiliki kesamaan suka membaca biasanya lebih erat. Walau masih banyak dari sesama anggota yang belum pernah bersua langsung namun bisa dijamin sekali ketemu pasti nyambung.

2. Atas nama buku. Saya merasakan BBI tumbuh menjadi suatu kumpulan yang semakin solid, apalagi sejak dibentuk kepanitiaan yang tidak hanya berdiskusi mengenai buku apa saja yang baru dibaca atau buku apa yang akan menjadi bacaan bulan depan?

“We shouldn’t teach great books; we should teach a love of reading.” –B. F. Skinner

Dengan bertambahnya jumlah anggota BBI secara signifikan, saya melihat untuk ke depannya nanti semakin banyak orang yang mencintai buku dan bisa menikmati keindahan membaca buku itu adalah suatu hal yang luar biasa, bukan melawan takdir #eh #plak.

3. Atas nama buku, saya yang adalah wanita cantik namun pemalas masih bisa konsisten rutin ngeblog, walau tidak serajin teman-teman yang lain. Blog personal saya malah terbengkalai, karena sebagian kecil jiwa marketing yang ada di tubuh saya ini ingin memberitahukan kepada semua orang mengenai buku bagus yang saya baca. Suatu kepuasan tersendiri jika dengan membaca review saya, banyak yang tertarik untuk membaca buku itu.

4. Atas nama buku, semoga BBI ke depan semakin greng. Ahzek. Semakin memiliki banyak kegiatan yang bermanfaat tidak hanya untuk sesama anggota namun juga ke masyarakat luas, makin banyak anggotanya juga, karena saya sendiri masih belum kenal dengan semua teman-teman BBI, makanya jangan lupa ikut CUI yaaa *tetep*

Atas nama mata yang sudah kriep-kriep saya akhiri postingan ini.

Salam,

Mia, 12.04.2013

00.33

7 thoughts on “Atas Nama Buku.

  1. okeyzz says:

    Atas nama buku, sekarang saya juga jadi tukang timbun. Maksudnya nimbun puluhan buku yg entah kapan akan dibaca, aaaah~ haha.

  2. asdewi says:

    Hahahaha…itu segala takdir dibawa-bawa ke sini. Beda ruang, mbak X)

    Atas nama buku, punya teman dari seluruh penjuru Indonesia

  3. astrid.lim says:

    mi aku juga bingung mau bahas apa soalnya udah pernah lengkap banget nulis ttg bergabung sama BBI hihihi….makanya singkat juga isinya ;p

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s