[Review] The Underside of Joy – Sere Prince Halverson

Ini cerita tentang keluarga, kebenaran yang tertunda, pernikahan, kematian, hak asuh anak dan ibu tiri. Sekelumit kalimat yang saya ambil dari blog penulis :

Still, the mother/stepmother relationship can be complicated.
Both love the same people, which, in the best circumstances
can be uniting. But the relationship can also be a minefield of
comparisons, jealousies, and insecurities.
Kebetulan juga sebagai pembaca saya lumayan merasakan bagaimana rasanya hidup bersama ibu tiri, tidak ada bedanya dengan ibu kandung yang memiliki suka dukanya masing-masing, terlebih lagi melalui The Underside of Joy, mata saya ‘dicelikkan’ via pov Ella Beene yang menjadi ibu tiri dari dua anak.
my fave cover

my fave cover

Sinopsis :
To Ella Beene, happiness means living in the Northern California river town of Elbow with her husband, Joe, and his two young children.  But one summer day, Joe breaks his own rule – Never turn your back on the ocean- and a rogue wave descends, drowning not only the many, but also his many secrets.For three years, Ella has been the only mother the kids have known and has believed that their biological mother, Paige, selfishly abandoned them. But when Paige shows up at the funeral, intent on reclaiming the children, Ella soon realizes there may be more to Paige and Joe’s story.How was it? :

Dunia seakan berhenti berputar ketika Joe, suami Ella meninggal tenggelam dan meninggalkan Ella bersama kedua anaknya. Tidak hanya itu, Joe juga meninggalkan masalah lain, tokonya yang terancam bangkrut dan baru diketahui Ella setelah Joe meninggal. Belum juga Ella bangkit dari kepedihan, datanglah Paige, ibu kandung Zack dan Annie. Terkuaklah misteri Paige yang katanya menghilang begitu saja. Paige muncul kembali dan sebagai ibu, ia ingin mengambil balik Zack dan Annie. Ella, Ella, apakah ia tinggal diam? Tentu tidak dan kita diajak penulis untuk menyelami bagaimana perjuangan Ella mempertahankan anak-anak Joe, karena tentu saja, mereka adalah anak Ella juga.

Cerita yang cukup kompleks. Paige tentu saja memiliki alasan kuat kenapa ia ingin mendapatkan hak asuh anak, tapi Ella di lain pihak mengasuh anak-anak Joe-Paige sedari kecil. Ini bukan cerita ala Cinderella dengan ibu tiri jahatnya, di sini kita melihat perjuangan, kasih sayang dan naluri keibuan seorang wanita, entah ia itu a mom atau a stepmother.

Ella, yang tak jarang kelelahan dengan segala sesuatunya karena sebagai mana kita tahu, kerjaan ibu itu tidak ada habisnya, pernah sekali waktu kelepasan bertindak, Zack dan Annie ribut bertengkar di dalam mobil, cuaca panas dan ia berteriak kencang.

“My intentions?” Paige asked. “I beg your pardon? I’m Annie’s mother. And I would like to speak to my daughter.

I took another deep breath. “Yes, I understand that you gave birth to Annie. But you’ve been gone a long time, and Paige, I’m just worried about Annie getting hurt.”

“Really? If you’re so worried about hurting Annie, perhaps you should be more careful when ypu drive so you don’t almost caues a car accident and then scream obscenities at my children.”

I opened my mouth. No words would come out, but my heart beat so loudly she could probably hear it echoing up through my throat.

She continued. “Please put Annie on the line. Or do I need a court order?”

*pukpuk Ella*

uk cover

uk cover

Sere Prince yang ternyata juga adalah seorang ibu dan ibu tiri mungkin membuat The Underside of Joy mudah untuk dinikmati, tidak terkesan menggurui, tidak memihak sebelah.

Like your protagonist Ella Beene, you are a stepmother.
How did that experience help you write this book?
Yes, I’m a mom and a stepmom. And I have a mom and a stepmom. My sons have a mom and a stepmom. And so do
my stepdaughters. Even today, most stepmothers in fiction are evil, but most of the stepmothers I’ve known love their
stepkids. A lot. I know I do, my stepmom does, and my kids’stepmom does.
The Underside of Joy rata-rata dari review yang saya baca di Goodreads dihabiskan dalam 2 kali duduk, 2-3 hari, bisa jadi karena kepiawaian Sere Prince menulis, seakan membaca chick-lit, tidak perlu berpikir berat untuk mengerti, alunan katanya indah tidak berbelit-belit dengan ending yang sedikit Hollywood but it was okay for me🙂
3,5 namun karena ini adalah buku debut dari Sere Prince Halverson ditambah covernya cantik, pembulatan ke atas untuk The Underside of Joy. Dan untuk mami saya di atas sana dan mami satunya yang sedang menemani papa berbincang pagi, peluk cium dari saya untuk kalian *kisskiss*
Untuk yang penasaran lebih jauh tentang Sere Prince bisa baca blognya di sini dan bagi yang ingin mendiskusikan lebih jauh tentang kisah ibu-ibu ini bisa download disscussion guidenya di sini.
 Keterangan buku :
The Underside of Joy, Sere Prince Halverson
Plume, 2012, 377 halaman.
Beli di Periplus, bakal dilepas di @balibooks🙂
 Buku ini dibaca dalam rangka posting bareng BBI untuk kategori buku debut, baca bareng bulan Oktober.

2 thoughts on “[Review] The Underside of Joy – Sere Prince Halverson

  1. bzee says:

    wah, temanya keren ya… yang namanya ibu, mau tiri, mau kandung, pasti punya rasa sayang keibuan, apalagi kalo ngerawat sejak kecil

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s