Kenangan Cinta – Anton Chekhov

Kenangan Cinta adalah proyek baca bareng kumpulan cerpen BBI yang juga sekaligus ikut program mbak Fanda membaca buku klasik penulis yang berulang tahun di bulan Januari.

Kenangan Cinta

Kenangan Cinta

Anton Chekhov (29 Januari 1860 – 15 Juli 1904) sendiri adalah sastrawan Rusia yang terkenal, selain berkat karya cerita pendeknya, ia juga seorang dramawan dan dokter! Duh ga kebayang betapa jeniusnya beliau ini. Saking jeniusnya malah ada beberapa karyanya yang melegenda ga nyantol di otak saya*puk-puk kepala sendiri*.

“Wisdom…. comes not from age, but from education and learning.”  – Anton Chekhov

“Do you see that tree? It is dead but it still sways in the wind with the others. I think it would be like that with me. That if I died I would still be part of life in one way or another.” A.C. – The Three Sisters

Anton Chekhov adalah penulis kedua Rusia yang saya baca setelah Leo Tolstoy, ada satu kesamaan antara mereka berdua, cerita yang ditulis biasanya sederhana, tidak disertakan konflik yang ‘wah’ namun gaya berceritanya dramatis dan lebih mementingkan kedalaman karakter.

Anton Pavlovich Chekhov

Anton Pavlovich Chekhov

Penerbit Serambi mengemas 7 cerita terbaik karya beliau yang rata-rata berkisah tentang suka duka percintaan di Rusia abad ke 19.  Di antaranya : Yang Tersayang, Kemalangan, Ariadne, Agafya, Ciuman, Perempuan dan Anjing Peliharaannya dan Kenangan Cinta. Walaupun singkat, rata-rata ending yang dikemas untuk menutup cerita malah cenderung tak tertebak loh! Satir dan kesinisan bahkan sindiran banyak saya jumpai dalam buku ini. Sering kali tokoh  utama perempuan digambarkan senang berfoya-foya, berselingkuh dan materialistis.

Ariadne adalah cerita favorit saya, menceritakan tentang kegundahan dan perjalanan cinta seorang lelaki kepada perempuan cantik Ariadne, yang berakhir tragis, eh bukan sih, kurang pas. Ngenes kalau orang Jawa bilang. 🙂

Terus terang, saya pribadi lebih menyukai gaya penulisan Leo Tolstoy dibanding Anton Chekhov yang di beberapa cerita pendeknya lebih bernuansa gembira. Benar saja, sedikit mengintip kilas pengarang yang ada di bagian akhir buku, Anton Chekhov dikenal sebagai penulis yang salah satu ciri khasnya adalah mengangkat kehidupan jalanan Rusia dengan bumbu sindiran dan tidak bertele-tele.

Salut untuk penerbit Serambi yang menerbitkan kumpulan kisah maestro kelas dunia, kalau tidak begitu mungkin saya tidak akan pernah membaca buku sastra klasik macam begini, 2 buku selanjutnya menanti untuk dibaca. Cinta Sejati karya sastrawan Perancis Guy de Maupassant dan Cinta yang Hilang karya penulis yang juga mantan narapidana O. Henry. Sesuai dengan resolusi 2012 saya, bacaan harus semakin beragam, wish me luck ya 🙂

PS : berasa mirip dengan Edward Norton ga sih beliau?

Detail buku :

Judul : Kenangan Cinta

Penulis : Anton Chekhov

Penerbit : Serambi Ilmu Semesta

Cetakan I, April 2011, 229 halaman.