[Review] Crooked House – Agatha Christie

There was a crooked man, and he walked a crooked mile. He found a crooked sixpence against a crooked stile. He bought a crooked cat, which caught a crooked mouse. And they all lived together in a little crooked house.

Crooked House

Crooked House

Nursery rhymes yang misterius, gaya khas Agatha Christie. Crooked House telah diterjemahkan dengan judul Catatan Harian Josephine, beda makna namun tetap memiliki korelasi yang pas.

My fave cover

My fave cover

Review di bawah saya ambil dari halaman belakang Crooked House :

The Leonidas are one big happy family living in a sprawling, ramshackle mansion. That is until the head of the household, Aristide, is murdered with a fatal barbiturate injection.

Suspicion naturally falls on the young widow, fifty years his junior. But the murderer has reckoned without the tenacity of Charles Hayward, fiance of the late millionare’s granddaughter…

My opinion :

Sejak awal Januari ketika akun Twitter @SelSelKelabu mengadakan event baca bareng Agatha Christie saya sudah sibuk berkeliling toko buku di Denpasar dan sekitarnya mencari 3 buku Agatha terfavorit. Dan tetap tidak nemu dong >.<

Alhasil setelah tanya sana sini, buku yang paling direkomendasikan adalah Crooked House. Setelah menuntaskan buku ini selama beberapa hari akhirnya saya mengerti mengapa banyak yang menyarankan saya membaca Crooked House. Malahan saya baru tahu kalau Crooked House adalah buku favorit pengarang sendiri. Well, this is something! Dan memang, buku ini ‘sesuatu!’ *tolongjangandibacaalaSyahrini*.

Kenapa demikian?

1. Saya membayangkan Oma Agatha di atas sana tertawa puas saat beliau berhasil mengecoh saya beberapa kali saat menebak siapa pembunuh kakek Aristide. Padahal saya sudah berusaha menyimpan clue-clue dan ikut menyelidiki bersama Charles, tokoh di mana dari dialah sudut pandang Crooked House.

2. Tiap anggota keluarga memiliki kans yang sama menjadi pembunuh Aristide. Istri mudanya. Guru privat cucunya, lelaki muda yang sekaligus dianggap cem-ceman istri muda Aristide. Anak-anak lelakinya yang terbelit masalah keuangan. Menantunya yang tingkat drama queennya level kelas kakap. Tidak terkecuali cucu-cucunya apalagi Sophia yang sekaligus menjadi kekasih Charles. Nah, loh. Selamat menebak!!

3. Josephine.

Josephine. Josephine. Engkau jelas telah masuk list karakter paling happening dari buku yang saya baca tahun 2013.

Kepiawaian Agatha Christie menulis cerita misteri rasanya sudah tidak patut dipertanyakan apalagi dibantah, namun satu hal yang tidak saya sangka adalah kejeniusannya menciptakan karakter Josephine. Gadis remaja yang misterius, aneh dan kemunculannya pertama di pertengahan buku cukup membuat saya bergidik. Tahu tokoh Hannibal di Silence of the Lambs kan? Nah, perasaan yang sama saya dapatkan saat Josephine muncul. Padahal ini di buku lho!

Grandfather’s been murdered. Did you know?

He was poisoned. With es-er-ine. She pronounced the word very carefully. It’s interesting, isn’t it?

Saya membayangkan saat Josephine mengucapkan kata er-er-ine sambil berbisik dan tersenyum misterius. Hih, seram!

4. Endingnya. OMG endingnyaa >.< Just prepare yourself, everybody!

5. Saat saya membaca sempat terlintas di otak, kalau Crooked House difilmkan seru juga nih! Ehh, detik-detik terakhir saat membuat review saya baru tahu kalau Crooked House beneran akan dibawa ke layar lebar! *girapgirap*

It’s been far too long since we’ve seen Agatha Christie’s work on the big screen,” LaBute said. “Crooked House is one of her best and most surprising murder mysteries. It’s the perfect title with which to bring a whole new audience to Christie, while at the same time delivering a wonderfully suspenseful experience to her legions of existing fans.”

Link berita diambil dari sini dan situ. Julie Andrews, Gemma Aterton, Matthew Goode, Gabriel Bryne sudah resmi menjadi pemeran dalam Crooked House berdasar sumber di sini. AAAAAK!

crooked house cast

crooked house cast

4 bintang untuk Josephine dan buku hariannya. Bagi yang belum baca? Tunggu apa lagi! Walau tanpa kehadiran Poirot, buku ini wajib baca bagi penggemar misteri!

PS : Postingan ini dibuat untuk meramaikan event dari Sel – sel kelabu. Kategori And There Were None.

The Labours of Grey Cells

The Labours of Grey Cells

6 thoughts on “[Review] Crooked House – Agatha Christie

  1. riana says:

    baca buku ini duluuuuuuuuuuu….banget tahun 80-an *ketauan deh udah uzur* hihi…tapi beneran aku lupa siapa pembunuhnya, reviewmu sukses mebuat daku bongkar2 rak buku:D

  2. nuning says:

    Apakah edisi bahasa Indonesia masih ada di toko buku, mb Mia? sptnya novel agatha di-cover ulang (lagi) ya…walopun gak semua judul.
    aku ud baca yg in, tp udah lamaaaa bgt,jaman SMA..eh SMU..jd ud lupa… Tp jd pingin lg stlh bc reviewnya hehehe.. seneng deh ada yg hobi baca Agatha jg.

    Thx and salam kenal 😉

  3. Maria says:

    Wah, mau difilmkan asyik, colekin klo sdh ada kabar hangat terbaru ya mbak😀
    Aq juga suka cover yg ada shoes-nya, duku GPU pernah keluarkan versi serupa ya, tapi latarnya lebih gelap.
    Dame Agatha, I can’t wait to get hold on “YOU” — my reading schedule quite crazy😦

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s